Pages

Saturday, January 15

BANGSA BESAR HARUS PINTAR !

12951340691313377593
Sering kali pertanyaan ini muncul dalam benak saya,mengapa
kita selalu merasa sebagai bangsa yang kecil dan tidak berdaya?
Sayapun tersentil untuk berpikir “Maaf, menurut saya mungkin yang patut dipersalahkan adalah gaya belajar yang dibuat kemendiknas”
Sekarang Saatnya kita Sadar Sebagai Bangsa Yang Besar,tidak relevan kita menjadikan kejadian masa lampau sebagai kambing hitam,kita harus mencermati apa yang diajarkan (baca: ditanamkan) sejak dari Sekolah Dasar adalah sejarah bahwa begitu lamanya bangsa kita lemah, bodoh, tak berdaya dan dijajah bangsa lain secara bergantian selama beratus tahun.
Dari tahun ke tahun masa ke masa, sampai saat ini Itu dan itu saja yang diajarkan.
Untuk apa justru sedari kecil ditanamkan kepada anak2 kita pemikiran bahwa kita bangsa
yang bodoh dan lemah seperti itu? Apakah orang kemendiknas tidak sadar bahwa hal itu terbawa sampai dewasa sehingga rakyat ini merasa kebodohan itu sebagai warisan dari leluhur,yang membuat kita merasa kelak nanti terus menerus merasa bodoh dan melihat seolah hanya pemerintah dan politikus yang pintar..
lalu ?akhirnya rakyat kita dijajah bangsa sendiri (ataukah memang sudah begitu?semoga tidak )

Berapa banyak murid SD, SMP, SMA yang mengetahui seringkali anak-anak bangsa sudah menjadi pahlawan bangsa menjuarai berbagai Olimpiade ilmiah, Matematika, Fisika dan sebagainya.
Harusnya itu yang ditanamkan sehingga anak didik kita sadar bawa kita mampu menjadi juara dunia dan membuat mereka terpacu menjadi juara dunia berikutnya.
Pernah saya menemukan di suatu blog Malaysia kita pernah menjadi pergunjingan masyarakat disana sendiri berusaha menyadarkan komunitasnya bahwa walau diledek sebagai indon,indosial,bangsa pengemis dan
bangsa TKI, tetapi pada kenyataannya anak muda Indonesia sering menang Olimpiade Ilmiah sedangkan Malaysia tidak sama sekali.
Mungkin banyak negara lain yang memandang kita juga seperti itu (walau terlihat bodoh tapi aslinya cerdas)..
Saya heran kenapa sih harus bangsa asing yang melihat kepintaran bangsa kita dan kita sendiri tidak atau memang kurang menyadari hal itu.

Memang dasar penyampaian sejarah bahwa kita dijajah itu adalah agar kita sadar pentingnya persatuan agar tidak dijajah namun mana yang lebih penting dibandingkan kesadaran bahwa walau kita
bukan bangsa yang maju, tetapi banyak yang secara individual mampu,bisa dan jelas kita bangsa
yang besar.
Ok setidaknya kita ‘bangsa yang banyak’ karena populasinya menyentuh angka 242 juta adalah jumlah yang tidak sedikit?

Kini pilihan sebenarnya ada pada kita untuk bangkit , sadar dan bangga sebagai bangsa yang besar kita tidak boleh terlalu lama menengok kebelakang.
Kalau tidak maka sebesar apapun kita tetap hanya menjadi
pengikut dan penerima apapun yang dunia berikan kepada kita lalu mereka mengambil apapun dari kita termasuk harga diri sebagai bangsa besar.

Maukah kita ?

0 komentar:

Post a Comment