Maaf kalo judulnya kurang tepat ,aku hanya ingin menggambarkan salah arti pendidikan dinegara indonesia yang semakin lama semakin tak sinkron.
Kenapa aku sebut begitu, orang indonesia itu sungguh pintar'2(aselinya) ,tapi mereka kadang gampang terbodohi sebuah lifestyle dan edukasi yang salah tentang arti pendidikan,pekerjaan dan tujuan hidup.
Jaman sekarang hanya 10% orangtua yang mengarahkan anaknya menjadi seorang enterpeuner ,lebih banyak orang tua yang ingin anaknya jadi pegawai departemen ,anggota kesatuan.
Diawali menyuruh anaknya berkuliah dengan jurusan yang sebenarnya mungkin bukan keinginan dan kemampuan mereka.
apakah ada orangtua jaman sekarang yang mengajarkan bagaimana cara memegang cangkul yg benar, bagaimana memakai palu dengan benar ,mungkin tak ada.
Padahal untUk menjadi enterpeuner kita harus tau apa yang kita geluti, apa yg kita jual ,apa yang kita beli dan pastinya bagaimana cara membuatnya.
Tapi pasti suatu hari para orang tua akan sadar dan berkeinginan anaknya mereka jadi seorang enterpeuner sukses bila NIP atw NRP tak didapatkan anak mereka.
Aneh sekali bukan..mereka(anak2 mereka) tak pernah diajari menjadi enterpeuner tapi dikehendaki menjadi enterpeunership yang sukses, sama saja mereka disuruh menyetir mobil padahal mereka tak tau dimana gas itu berada, persneling ditempatkan dan remnya berfungsi atau tidak.
Satu contoh nyata buatku adalah bill gates yang pernah jadi orang terkaya didunia sekaligus pemilik microsoft.corporation saja tak meluluskan gelar sarjananya, tapi dia diajarkan bahwa merakit PC itu harus ada CPU, ada monitor dan keyboard.
Dan dia menjadikan pendidikan nyatanya (merakit software) sebagai jenjangnya meraih sukses, bukan gelar,pangkat atw sekedar lebelisasi.
Spekulatif menjadi rumus suksesnya.
Lalu mau diarahkan kemana eDukasi kalian?

0 komentar:
Post a Comment